Search This Blog

Saturday, 3 September 2016

Januari 2015 2#

“Cie yang habis ketemu mantan, gimana?” Tanya Diah kepadaku yang duduk persis di sebelahku
Diah ini teman satu kelas di semester 3, cara bicaranya kelemer-kelemer gitu kayak ababil
Hahaha….
Ini anak tipe yang rada ngeselin, sering memberikan pertanyaan-pertanyaan yang terkadang tidak memerlukan jawaban seperti saat aku mau menggunakan eyeliner dia bertanya “ini pakainya disini?” sambil memegang eyeliner dan mengarahkan ke kelopak matanya atau memberikan pernyataan yang menyebalkan “jupe aku laper” padahal sedang berada di kantin, kan tinggal hampirin mbak-mbaknya terus ambil apa yang mau dimakan abis itu bayar. Ada satu kelakuan dia yang pernah bikin aku bete banget. Jadi ceritanya baru selesai jam kuliah nah nih anak lagi kelaperan belum sarapan dari tadi pagi jadi minta di temenin ke kantin.
“Jupe kekantin yuk, aku laper” pintanya.
“Duh aku masih kenyang nih tadi sudah sarapan pagi” tolakku dengan nada yang males-malesan.
“Hmmm.. yaudah kamu nemenin aku aja bentar” pintanya memaksa.
Karena terpaksa akhirnya aku menemaninya untuk makan di kanti yang ternyata disana sudah ada mbak Debora dan Emi, karena enggak enak hanya duduk ngeliatin orang-orang makan akupun memesan es teh. Sambil bercanda dengan teman yang lain aku menunggu si Diah menyelesaikan sarapannya, tak beberapa lama dia menghabiskan makanan dan minumannya diapun melirik kea arah jam tangannya.
“Aku duluan ya guys, aku sudah ada janji mau menemui temenku” lalu dia pergi begitu aja.
What??????!!!!!
Ya seperti yang kalin bayangkan pastinya, aku bengong melihat si diah yang berjalan semakin menjauh meninggalkan kantin
“Sialan,aku disini karena dia yang minta di temenin eh malah dianya yang ngacir duluan” celotehku karena kesal dengan tingkahnya.
Spontan aja mbak Debora dan Emi menertawaiku sambil mengatakan “Sabar pe, kasian banget lu kena kerjain”
Haduhhh……. pokoknya anak satu ini mahluk yang aneh walaupun ada nilai plusnya yaitu lumayan baik.
Saat ini aku berada di ruangan kelas, barusan saja dosen pengampunya menutup materi pembelajaran hari ini.
“Hmmmm…… biasa aja, bete iya” celetuhku kesal sambil memasukkan handphoneku kedalam ransel.
“Kenapaaaaaa???” tayanya usil dengan gaya cara bicara khas di iklan oreo.
“Itu mantan ngajak balikan”
“Terusss………….. kamu mau?” ini salah satu pertanyaan yang menyebalkan darinya yang sebenarnya enggak perlu ditanyain.
“Ya enggak lah” jawabku bete.
“O… eh laptopmu gimana sudah dibenerin??” dia mengambil tasnya bersiap-siap untuk meninggalkan tempat duduknya.
Aku melirik ke arahnya sambil berkata “……..Belom”
Laptop kesayanganku yang sudah menemani selama empat tahun terakhir dalam suka maupun duka akhirnya mengibarkan bendera putih yang kemungkinan besar menyusul bendera kuning menandakan kematiannya. Dipertengahan bulan desember kemarin dia harus diinapkan di tempat service, kata tukang service sih mainboardnya yang rusak. Harga mainboard baru berkisaran dua juta sedangkan jika  diperbaiki hanya menelan korban biaya limaratus ribu rupiah.
Nah….. Daripada beli mainboard mendingan beli laptop baru, berhubung budgednya enggak cukup jadinya di service aja tapi ternyata sampai saat ini belum bisa dibenerin.
Kabar proposal tesisku??????????

Proposal tesisku akhirnya selama kurang lebih hampir satu bulan terlantar penuh debu di bawah meja.

Previous or Next
//go.ad2up.com/afu.php?id=526792

No comments:

Post a Comment

Simple theme. Theme images by merrymoonmary. Powered by Blogger.

Popular Posts